LUBUK HARJO — Langkah nyata dalam meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan tinggi keagamaan Islam terus digelorakan. Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Darul Huda OKU Timur resmi menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Sumatera Selatan pada Rabu, 14 Oktober 2026.
Penandatanganan naskah kerja sama ini berlangsung hangat di kampus STAI Darul Huda, Lubuk Harjo. Prosesi tersebut dihadiri langsung oleh Ketua STAI Darul Huda, Muhamad Nurul Huda, M.Pd., serta Rektor IAINU Sumatera Selatan, Prof. Dr. Ahmad Zainuri, M.Pd
Melalui kerja sama ini, kedua belah pihak sepakat untuk membangun kemitraan strategis yang berfokus pada penguatan Tridharma Perguruan Tinggi yang berkelanjutan, mencakup bidang pendidikan, penelitian, hingga pengabdian kepada masyarakat.
Ketua STAI Darul Huda, Muhammad Nurul Huda, M.Pd., menyampaikan bahwa sinergi ini menjadi pijakan penting dalam mendorong pengembangan mutu akademik, kapasitas sumber daya manusia (SDM), serta perluasan jejaring institusi.
Ruang lingkup kerja sama yang disepakati mencakup berbagai program strategis, antara lain:
- Pendidikan & Akademik: Penyelenggaraan seminar, workshop, dan kuliah umum bersama
- Riset & Publikasi: Pelaksanaan penelitian kolaboratif serta publikasi karya ilmiah bagi dosen dan mahasiswa.
- Pengabdian Masyarakat: Kolaborasi program pengabdian kepada masyarakat secara bersama-sama.
- Program MBKM: Pertukaran dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa dalam bingkai Merdeka Belajar Kampus Merdeka.
- Fasilitas: Pemanfaatan sarana dan prasarana kampus secara optimal untuk menunjang kegiatan bersama.
Kerja sama strategis ini dirancang untuk jangka waktu 5 (lima) tahun ke depan dan akan ditindaklanjuti secara teknis melalui Memorandum of Agreement (MoA) oleh masing-masing unit kerja terkait di kedua perguruan tinggi.
Diharapkan kolaborasi ini mampu memberikan dampak positif yang nyata, tidak hanya bagi civitas akademika STAI Darul Huda dan IAINU Sumsel, tetapi juga bagi kemajuan pendidikan Islam dan masyarakat Sumatera Selatan secara luas.






